Wednesday, December 22, 2010

One-Time Phase

halo. saat ini gue sangat terinspirasi. karena hal-hal tertentu, terutama blogwalking. karena besok libur, gue jadi memiliki waktu luang untuk membaca cukup banyak blog, walaupun pada akhirnya gue berhenti blogwalking dan stay di satu blog karena sangat terpesona dan terinspirasi oleh sebuah blog buatan senior gue waktu sma.

blog senior gue itu isinya sangat beragam, mulai dari hal yang membahas keislaman, percintaan, sampai hal-hal kecil lainnya. dan subhanallah-nya, dia sangat pandai menulis. blog itu satu-satunya yang membuat gue penasaran untuk membaca hampir seluruh isi blognya, ya gue skip sih yang judulnya kurang menarik, haha. tapi membaca sebagian besarnya aja udah membuat gue sangat terinspirasi.

highlight kali ini : 

manfaatkan masa mahasiswa :)

kenapa? karena masa muda ini adalah masa dimana kebanyakan orang memiliki idealisme sendiri, pandangan sendiri, dan biasanya ditunjang dengan energi dan kondisi fisik yang sangat baik.

selain itu, perlu gue tekankan bahwa masa ini cuma terjadi sekali dalam hidup, cuma satu fase dalam hidup, ga akan terulang lagi. dan gue ngga mau jadi orang yang menyesal karena tidak memanfaatkannya.

belakangan ini gue sering merasa agak hampa, gara-gara gue kebanyakan online, ga melakukan hal bermanfaat, sering banget rasanya ada di depan laptop, makan-tidur doang, dengerin curhatan cinta temen, nunggu sms dari pacar, dan melakukan kegiatan ngga berguna lainnya. gue merasa rindu akan kesibukan kayak waktu sma, berangkat pagi pulang malem, sibuk ngurus kegiatan ini-itu, dan lainnya. 

sekarang, apa yang akan lakukan untuk mengubah kehidupan perkuliahan semester satu gue yang agaknya cukup membosankan, kurang tantangan, dan cukup nilai-oriented ini? gue akan lebih berani untuk mencoba berbagai hal, dan, yang paling penting : menetapkan target. 

target gue yang pertama adalah untuk bisa seimbang antara akademis dan organisasi. betapa hal ini sangat penting ketika menjadi mahasiswa. gue ngga mau jadi mahasiswa yang kerjanya orasi melulu, sangat mempertahankan idealismenya, tapi ngulang melulu di semester pendek. menurut gue, itu sama aja mereka menuntut tanggung jawab dari para petinggi negara atas amanah yang mereka pikul, tapi dirinya sendiri ngga bertanggungjawab atas statusnya sebagai mahasiswa (mungkin bertanggungjawab, tapi hanya di aspek pengabdian). gue juga ngga mau jadi mahasiswa yang kerjanya dapet nilai bagus melulu, tapi ngga bisa komunikasi sama orang lain, akhirnya malah jadi kayak robot yang ngga peduli sama lingkungan sekitar. itulah mengapa kedua hal tadi harus seimbang. oke gue mau lulus cumlaude dan ikut kegiatan dengan aktif di kampus (misal : bem). yes, i've stated that.

kedua, pergi ke jepang gratis. kenapa gue pengen banget ke jepang gratis? karena gue emang sangat ingin pergi ke negeri sakura itu (sejak bahkan gue lupa kapan), dan karena biaya yang dibutuhkan cukup banyak. akan sangat memuaskan ketika kita bisa mendapatkan sesuatu yang sangat kita inginkan, dengan biaya yang minim. walaupun itu nggak berarti effort yang harus diberikan juga minim, lho. hahaha.

jadi, menurut gue, seorang mahasiswa harus punya target-target dalam kehidupannya. itulah salah satu hal yang membedakan mahasiswa dari siswa biasa. siswa terbiasa dengan target yang dilimpahkan oleh orang tua, guru, dan sebagainya. misalnya, "nilai lulus minimal 75" atau "kamu harus bisa masuk universitas x ya". lain dengan mahasiswa, kita bisa menentukan sendiri apa yang ingin kita capai, dan cukup bebas untuk menentukan bagaimana meraihnya.

oh ya, satu lagi, gue rasa untuk membuat masa mahasiswa ini lebih lengkap, ada baiknya untuk mencoba hal-hal yang belum pernah kita coba sebelumnya. dare to try, haha. karena kalau bukan sekarang, kapan lagi? sepertinya gue akan mencoba nyari uang sendiri, bergaul dengan lebih banyak orang, bahkan mungkin belajar masak? haha. sounds silly but well, i'm not a sinner by doing that, right? haha.

ya, jadi intinya gue belajar dan akan berusaha untuk memanfaatkan fase yang cuma terjadi sekali ini.

gue harap ketika gue udah dewasa nanti, gue akan rindu masa-masa mahasiswa, walaupun gue ngga akan bisa kembali ke masa-masa itu. gue harap, pengalaman berharga yang gue terima bisa diceritakan ke anak cucu gue dan bisa jadi inspirasi untuk mereka.

No comments:

Post a Comment